Manfaat Puasa untuk Kesehatan

Jika tidak dilakukan dengan sehat, puasa dapat melemahkan tubuh dan membahayakan kesehatan. Sebaliknya, puasa yang sehat dapat bermanfaat secara psikologis dan fisik. Apa manfaatnya?

Tubuh Berubah Saat Puasa

Saat puasa, tubuh berubah sesuai dengan durasi puasa. Padahal, tubuh membutuhkan waktu delapan jam untuk menyerap nutrisi dari makanan terakhir. Artinya, tubuh mampu berpuasa jika diberikan asupan terlebih dahulu. Jadi, penting untuk makan sahur yang bergizi sebelum puasa dari matahari terbit hingga terbenam.

Dalam kondisi normal, sumber energi utama dalam tubuh adalah gula yang disimpan di hati dan otot. Selama puasa, simpanan gula digunakan untuk menghasilkan energi yang dibutuhkan oleh tubuh. Setelah gula digunakan, lemak menjadi sumber energi berikutnya dan ini dapat mengurangi berat badan.

Manfaat Puasa untuk Kesehatan
Manfaat Puasa untuk Kesehatan

Jika sumber energi ini masih belum cukup, tubuh akan membakar protein otot untuk menghasilkan energi. Fase terakhir ini disebut fase kelaparan. Namun, ini hanya terjadi jika seseorang berpuasa berhari-hari tanpa berbuka puasa.

Beragam Manfaat Berpuasa

Secara psikologis, puasa dapat mengatasi stres dan depresi bagi sebagian orang karena mereka belajar mengendalikan diri. Selain itu, setelah beberapa hari berpuasa tubuh akan mengalami peningkatan endorfin dalam darah yang memberikan perasaan sehat secara mental.

Sementara itu, ada berbagai manfaat puasa untuk kesehatan fisik seperti berikut ini.

Membantu meningkatkan kondisi medis
Puasa, disertai dengan diet sehat sebelum dan sesudahnya, dapat membantu memperbaiki kondisi radang sendi, radang usus, dan penyakit kulit seperti eksim dan psoriasis.

Jantung yang sehat

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mereka yang berpuasa sebulan sekali memiliki risiko penyakit jantung 58 persen lebih rendah, daripada mereka yang tidak menjalani puasa. Selain itu, ada juga beberapa penelitian yang menyatakan bahwa puasa dapat mengurangi resistensi insulin yang memicu diabetes. Namun, penelitian yang lebih komprehensif masih diperlukan. Ingatlah bahwa untuk menjaga kesehatan jantung, faktor-faktor lain seperti diet dan olahraga teratur memainkan peran besar.

Mengurangi risiko kanker.

Selama puasa, tingkat pembelahan sel dalam tubuh akan menurun karena faktor pertumbuhan berkurang karena asupan yang terbatas. Meskipun masih perlu penyelidikan lebih lanjut membuktikan bahwa ini dapat mengurangi risiko kanker. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui apakah kondisi ini berlaku untuk manusia.

Menjaga berat badan

Membakar lemak menjadi energi membantu mengurangi berat badan dan kadar kolesterol. Penurunan berat badan akan memiliki efek yang baik untuk mengendalikan diabetes dan tekanan darah. Di sisi lain, berat badan memang akan berkurang jika Anda tidak makan dan tidak mendapat asupan kalori saat berpuasa. Namun, itu bisa naik kembali setelah Anda berbuka puasa. Ini karena ketika puasa Anda kehilangan cairan, bukan berat badan substansial. Terlebih lagi, saat berbuka puasa, Anda justru melampiaskan nafsu makan.

Karena itu, penting untuk tetap mengendalikan makan ketika Anda tidak berpuasa. Anda harus mengonsumsi makanan yang mengandung energi yang cukup seperti serat, protein, karbohidrat dan lemak dalam jumlah seimbang. Diet yang sehat dan seimbang, serta asupan cairan yang cukup akan membantu menjaga berat badan Anda.

Kondisi yang harus diwaspadai

Namun selain bermanfaat, puasa bisa berbahaya ketika Anda melakukannya tanpa makan sahur atau ketika kondisi tubuh tidak sehat. Berikut adalah beberapa kondisi yang berisiko untuk puasa:

  • Memiliki tekanan darah rendah atau hipotensi
  • Kurang darah atau anemia
  • Diabetes
  • Gangguan Makan
  • Memiliki masalah ginjal atau hati
  • Memiliki gangguan fungsi sistem kekebalan tubuh
  • Saat ini menjalani perawatan seperti kemoterapi
  • Wanita hamil
  • Ibu menyusui
  • Pernah mengalami gangguan irama jantung.

Memahami Diet Puasa

Selain bisa mendapat manfaat dari puasa di bulan Ramadhan, Anda juga bisa puasa pada hari Senin Kamis untuk mendapatkan tubuh yang sehat. Bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan, bisa puasa senin kamis. Sebab, puasa ini memiliki pola yang sama dengan pola makan puasa (puasa intermiten).

Kesamaan diet puasa dengan puasa pada hari Kamis Kamis terletak pada konsep diet yang diterapkan, yaitu konsep diet 5: 2, 5 hari tidak puasa dan 2 hari puasa. Manfaat dari diet puasa yang bisa didapat tidak hanya penurunan berat badan, tetapi juga bisa mengurangi lemak perut dan menjaga massa otot, jika dilakukan dengan benar. Dalam diet puasa, saat berbuka puasa, Anda perlu membatasi asupan kalori Anda, yang hanya sekitar 500-600 kalori.

Bagi Anda yang akan puasa di bulan Ramadhan, puasa Senin Kamis atau diet puasa, Anda harus berkonsultasi dengan dokter agar manfaat puasa dapat diperoleh secara optimal tanpa menimbulkan masalah kesehatan.

Leave a Reply